Jangan Merokok, Lihat Hukuman Bagi Perokok di Akhirat Kelak


Saya berani bertaruh ... kalimat-kalimat dan ilustrasi menyeramkan yang nampak di bungkusan rokok itu sudah tak dihiraukan lagi, malah sudah menjadi hal basi. Anehnya mereka sendiri yang melarang dan memberi peringatan, tapi mereka pula yang gencar menyodorkannya pada masyarakat. Bukan cuman orang dewasa bahkan anak usia dini pun sudah tak sedikit yang kecanduan buruknya rokok.

Sekalipun beberapa dokter menyepakati, bahwa mengonksumsi rokok itu mempercepat kematian dan mendatangkan banyak penyakit, kendatinya masih belum bisa menjadi alasan untuk berhenti merokok, kawan satu meja meninggal karena rokok pun tak menjadi efek jera.

Ada apa dengan rokok, kenapa sampai menjadi candu begini?
Apakah karena rayuan setan yang selalu berbisik di telinga atau apakah godaan dan juga rayuan batang rokok yang selalu menjanjikan ketenangan? Cobalah mulai sekarang pikirkan dengan benar efek dan juga masalah yang bisa ditimbulkan terhadap orang lain, ketika kita merokok.


Yang Menderita Tak Hanya Diri Sendiri!
Setiap hal di dunia ini selalu ada efek negatif dan positif, kita tahu itu sedari kita mulai mengurai air mata ketika terlahirkan. Saya merupakan perokok berat, tentu sudah pasti keluarga saya akan menjadi korbannya, seorang perokok berat selalu merokok di depan orang dan orang yang berada di lingkungan atau berada di kehidupan kita bisa jadi merupakan perokok pasif yang selalu menerima asap rokok dari anda dan tentu ini sangat membahayakan. Mungkin jika kita mengerti suatu ayat ini kita akan bisa menyimpulkan jika Rokok Itu Haram hukumnya.


Perhatikan ayat di atas, isinya menyatakan bahwasanya penggunaan perkara yang merugikan atau membahayakan itu hukumnya haram, pasalnya sesuatu yang membahayakan diri sendiri dan orang lain merupakan perbuatan yang tidak boleh dilakukan.

Sekarang mari kita baca lagi ayat berikutnya



Ayolah ..., masih mau mengelak jika rokok itu makruh atau mubah?
Coba liat lagi ayat berikut:



Saya jujur di sini, sebagai penulis saya juga merupakan perokok berat, sehari itu bisa sampai setengah bungkus malah ketika sedang candu-candunya bisa sampai 2 bungkus. Hari ke hari saya mulai sadar dengan munculnya pertanyaan dalam benak saya, "kenapa saya merokok?".

Mari mulai jujur pada diri sendiri, berikan makna di setiap apa yang hendak kita lakukan. Cobalah mulai pikir sedikit saja sebelum merokok, apakah kita berani menjamin diri kita ketika merokok tidak merugikan diri sendiri maupun orang lain? Apakah saat merokok kita bukanlah tergolong orang yang merugi karena membunuh diri sendiri dengan asap rokok yang kalian hirup?

Tidak ada maksud buruk sedikitpun dalam postingan saya ini, saya hanya mengajak ... mengajak untuk berhenti melakukan hal yang merugi.

Oh iya, saya ada pertanyaan konyol.
Ketika harga rokok per batangnya Rp1.500
Dan harga batu bata merah itu Rp750
Sudah berapa jumlah batu bata merah yang anda bakar (?)
Jawab sendiri ya om hehehe t(・ω・t)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Jangan Merokok, Lihat Hukuman Bagi Perokok di Akhirat Kelak"

Post a Comment