Selamat Hari Guru Indonesia 25 November 2016!


Selamat Hari Guru!

Jika hari ini seorang Perdana Menteri berkuasa
Jika hari ini seorang Raja menaiki takhta
Jika hari ini seorang Presiden sebuah negara
Jika hari ini seorang ulama yang mulia
Jika hari ini seorang peguam menang bicara
Jika hari ini seorang penulis terkemuka
Jika hari ini siapa sahaja menjadi dewasa;
Sejarahnya dimulakan oleh seorang guru biasa
Selamat siang, maaf ... maksud saya selamat Hari Guru!
Hari ini diawali kopi hangat di siang hari dan tepatnya di hari ini adalah hari peringatan para guru di Indonesia.

Merekalah pahlawan tanpa tanda jasa yang menciptakan para pahlawan-pahlawan lain yang menjadikan negara ini ada sampai sekarang.

Guru dapat dijadikan sebagai salah satu faktor yang strategis yang dapat menentukan keberhasilan pendidikan dan dasar pondasi dalam mempersiapkan pengembangan potensi akademik bagi peserta didik di masa akan datang dan memajukan bangsa ini.

Guru bisa berupa seorang yang mengajar di suatu sekolah atau instansi. Atau juga bisa mereka yang memberikan teladan bagi setiap masyarakat di lingkungannya yang menularkan setiap perilaku dan ilmunya. Namun tahukah kamu sejarah awal mulanya hari guru, mari kita bahas lebih lanjut.

Sejarah Singkat Hari Guru Nasional

Hari Guru adalah hari yang diedukasikan kepada guru, dan diperingati pada tanggal yang berbeda-beda di setiap negara. Di Indonesia pun peringatan Hari Guru Nasional jatuh pada tanggal 25 November, tepat seperti hari yang cerah ini. Hari Guru Nasional bukan merupakan hari libur resmi, tetapi dirayakan dalam bentuk upacara peringatan di sekolah-sekolah dan pemberian tanda jasa kepada guru, kepala sekolah, dan perangkat sekolah lainnya.

Hari Guru Nasional diperingati bersamaan dengan perayaan ulang tahun Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). Ini bermula dengan perjuangan para guru Tanah Air melalui Persatuan Guru Hindia Belanda (PGHB) pada tahun 1912. Organisasi Unitaristik ini beranggotakan para guru bantu, guru desa, kepala sekolah, dan pemilik sekolah. Umumnya mereka bertugas di Sekolah Desa dan Sekolah Rakyat Angka Dua. Di masa yang sama, berkembang juga organisasi guru dengan beragam latar belakang seperti keagamaan, kebangsaan, dan lainnya.

Sekitar dua dekade kemudian Nama PGHB berubah menjadi Persatuan Guru Indonesia (PGI). Penambahan kata “Indonesia” mengejutkan pemerintah Belanda. Pasalnya, kata tersebut mencerminkan semangat kebangsaan.

Kesadaran kebangsaan dan semangat perjuangan mendorong para guru pribumi memperjuangkan persamaan hak dengan pihak Belanda. Secara bertahap, jabatan Kepala HIS (Hollandsch Inlandsche Schoo atau sekolah Belanda untuk bumiputera) mulai diambil alih orang Indonesia. Akhirnya, terbitlah cita-cita kesadaran bahwa perjuangan para guru Indonesia tak lagi tentang perbaikan nasib maupun kesamaan hak dan posisi dengan Belanda, tetapi memuncak menjadi perjuangan nasional.

Pemerintah Jepang melarang semua organisasi dan menutup semua sekolah dan membungkam PGI Pada masa tersebut.

Barulah setelah proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945, PGI kembali menggeliat.Kongres Guru Indonesia digelar pada 24–25 November 1945 di Surakarta.Para peserta kongres sepakat menghapuskan semua organisasi dan kelompok guru berlatar belakang perbedaan tamatan, lingkungan pekerjaan, lingkungan daerah, politik, agama, dan suku. Inilah cikal bakal bersatunya guru-guru yang aktif mengajar, pensiunan yang aktif berjuang, dan pegawai pendidikan Republik Indonesia yang baru dibentuk.

Mereka akhirnya meresmikan kelahiran Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) pada 25 November 1945. Dan sejak saat itu, pemerintah menetapkan hari lahir PGRI sebagai Hari Guru Nasional dan menjadikannya momentum penghormatan kepada para pahlawan tanpa tanda jasa di Tanah Air.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Selamat Hari Guru Indonesia 25 November 2016!"

Post a Comment