Presiden Jokowi: Lagu Indonesia Raya dan Pembacaan Pancasila Wajib Dilakukan Siswa Sebelum Belajar -



Pada acara Rembuk Nasional Pendidikan dan Kabudayaan (RNPK) Tahun 2017 di Jakarta International Expo (JIE) Kemayoran, beberapa saat lalu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan bahwa siswa akan diwajibkan menyanyikan lagu kebangsaan "Indonesia Raya" dan pembacaan Pancasila wajib sebelum kegiatan belajar mengajar di setiap sekolah.

Dalam acara tersebut juga ditandai penyerahan Kartu Indonesia Pintar (KIP) untuk siswa yatim piatu wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).

Sebanyak 2.844 KIP turut dibagikan kepada siswa yatim piatu yang tinggal di Panti Asuhan. Pembagian KIP tersebut turut dihadiri oleh Menko PMK Puan Maharani.

Mereka berasal dari 309 sekolah, yang terdiri atas 909 siswa Sekolah Dasar (SD), 992 siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP), 223 siswa Sekolah Menengah Atas (SMA), 628 siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dua siswa Sekolah Luar Biasa (SLB), dan 90 siswa Kejar Paket.

Presiden Jokowi mengatakan selalu mengingatkan kepada jajaran pemerintah untuk menyanyikan lagu "Indonesia Raya" dan membacakan Pancasila pada setiap kesempatan. Apabila aktivitas itu tidak dibudayakan, katanya, anak bangsa akan lupa bahwa Indonesia memiliki 700 suku dan 1.100 bahasa lokal.

"Semangat kebhinekaan ini yang perlu kita ingatkan kepada anak-anak sehingga Indonesia Raya dan Pancasila terus kita kumandangkan," katanya.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Presiden Jokowi: Lagu Indonesia Raya dan Pembacaan Pancasila Wajib Dilakukan Siswa Sebelum Belajar -"

Post a Comment